KI SURONO (KETUA PAMENGKU ADAT SITUS SUMBER SIGIT 24) BERSAMA WARGA MENGGELAR SUROAN DI KOMPLEK PESAREAN YAI SOSRO BASIR DUSUN / DESA / KECAMATAN PUNGGING

               (Ki Dalang SARJONO & Ki SURONO) 
KI SURONO (KETUA PEMANGKU ADAT SITUS SUMBER SIGIT 24) BERSAMA WARGA MENGGELAR SUROAN DI KOMPLEK PESAREAN YAI SOSRO BASIR DUSUN / DESA /  KECAMATAN PUNGGING

GEREBEK.COM

Pada hari Rabu Kliwon, 17 Juni 2026 mulai jam 18.00 WIB. sampai dengan selesai, bertempat di Komplek Pesarean Yai Sosro Basir Dusun Pungging Desa Pungging Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto ada kegiatan Suroan yang digelar oleh Ki SURONO (Ketua Pamengku Adat Situs Sumber Sigit 24) bersama warga Dusun Pungging Desa Pungging.

Hadir dalam kegiatan antara lain:
1. Paiman, S.Pd. (Kepala Desa Pungging). 
2. Ki SURONO (Ketua Pamengku Adat Situs Sumber Sigit 24).
3. Jevi Tri Alvian (Kepala Dusun Pungging).
4. Pegiat Budaya dari Wilayah Kecamatan Pungging dan dari luar Wilayah Kecamatan Pungging. 5. Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Anggota Karang Taruna Dusun Pungging. 
6. Panitia Kegiatan SUROAN Dusun Pungging. 
7. Puluhan Bapak Ibu dan Remaja serta anak-anak yang ikut Kenduri. 
8. BHABINKAMTIBMAS Desa Pungging dan beberapa Anggota POLSEK Pungging.
 9. BABINSA Pungging. 
10. Ratusan Warga Masyarakat Desa Pungging dan sekitarnya yang menonton Tari Remo dan Wayang Kulit. 11. Tamu undangan.

Tradisi Bulan Suro tahun ini jatuh pada Juni-Juli tahun 2026, memang sangat lekat dengan kegiatan ritual, Do'a bersama dan selamatan (kenduri / tumpengan), perebutan Gunungan Jajan Pasar dan buah-buahan yang dipusatkan di Punden atau Makam Leluhur Dusun. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai wujud penghormatan, bersih-bersih di komplek punden (makam), dan tolak bala. Pelaksanaannya bervariasi tergantung kearifan lokal di masing-masing wilayah. Seluruh rangkaian Do'a dan Ritual di punden biasanya dipimpin oleh sesepuh desa, atau tokoh budayawan (tokoh adat) desa setempat.
Seperti SUROAN yang digelar oleh Ki SURONO (Ketua Pamengku Adat Situs Sumber Sigit 24) bersama warga Dusun Pungging Desa Pungging, yang digelar pada hari Rabu Kliwon (17 Juni 2026) mulai jam 18.00 WIB. yaitu melakukan Do'a dan kenduri (makan dan minum) bersama serta rebutan gunungan Jajan Pasar dan buah-buahan di Komplek Pesarean Yai Sosro Basir Dusun Pungging sampai jam 19.30 WIB. Kemudian pada malam harinya warga masyarakat mulai jam 20.30 WIB. dihibur dengan penampilan Tari Remo wanita gaya pria, yang 4 penari remonya berparas cantik-cantik dan bersuara merdu dengan iringan Gamelan yang ditabuh oleh Pengrawit yang sudah kondang. Dan para pengunjung (penonton) juga ada yang melakukan saweran dan minta gending (lagu) yang disukainya serta ada juga yang berjoget diatas panggung bersama penari remo, baik penyawer pria maupun wanita. Dan untuk para penonton juga dipersilahkan makan Nasi Soto, minum air mineral dan kopi secara GRATIS yang sudah disediakan oleh Panitia. 
Setelah hiburan Tari Remo, para penonton juga dihibur dengan Wayang Kulit semalam suntuk dengan penampilan Ki Dalang Sarjono Mulyo, S.Pd. dari Desa Watesnegoro Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto dengan mengambil lakon "SINTO BOYONG", yang didampingi oleh Waranggono ($inden) cantik-cantik dengan suara merdu. 
Dengan adanya penampilan hiburan tersebut para penonton terlihat sangat puas dan bergembira sekali.

Sebagai penanggung jawab segala kegiaatan SUROAN di Dusun Pungging adalah Ki SURONO (Ketua Pamengku Adat Situs Sumber Sigit 24) Dusun Pungging Desa Pungging yang pelaksanaan kegiatannya berjalan lancar, tertib dan aman. (B.Pwk.)



 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LEMBAGA KESWADAYAAN MASYARAKAT (LKM) "SEJAHTERA" DESA TAMBAK AGUNG JELANG BULAN PUASA TAHUN 2026 SANTUNI LANSIA & ANAK YATIM SEJUMLAH 350 ORANG WARGA DESA TAMBAK AGUNG KECAMATAN PURI

PAGUYUBAN SULUK AJI NUSANTARA MENGGELAR RITUAL RUWAT SUKERTO SANGGAR LUHUR MOTRUNO DI DESA KEMIRI KECAMATAN PACET

DPW TMI JATIM DAN DPD TMI MOJOKERTO MENGGELAR SILATURAHMI DAN KOORDINASI KDKMP DI DESA SAJEN KECAMATAN PACET